NEW MIO VS BEAT,ROUND 2 FIGHT

Setelah
berjalan satu Bulan Ronde 1, dimana BEAT sang jagoan Honda yang baru
saja muncul menantang MIO lama dalam pertarungan di kelas skutic, kini
gantian kubu Yamaha yang memunculkan jagoan barunya yaitu: New Mio.

Kalau kita mengikuti jalannya pertarungan ronde 1 dimana Mio lama
hanya bertahan dalam menghadapi gempuran yang gencar dari pesaing
barunya Beat, maka jalannya Ronde 2 akan lebih seru dan jauh lebih
menarik dimana New Mio juga akan membalas serangan dengan gencar pula.
Jalannya persaingan dalam kelas skutic ini akan semakin panas dan jauh
lebih seru lagi di Ronde 2 ini.

Mari kita ikuti komparasi Ronde 2 ini, dimana komparasi kita akan
membedah keunggulan dan kekurangan dari masing-masing “petarung” skutic
ini, silahkan di pelajari dahulu tabel komparasi di bawah ini:

Jika kita membandingkan kemampuan mesin antara New Mio dan Beat akan
tampak bahwa kedua skutic low end ini memiliki kemampuan mesin yang
hampir setara dengan dimensi yang hampir sama pula. Mesin Mio dan Beat
memiliki ukuran Bore yang sama hanya berbeda pada panjang Stroke-nya
saja, sehingga menghasilkan kapasitas cc yang sedikit berbeda. Alhasil
Mio yang memiliki kapasitas mesin sedikit lebih besar dan berat yang
sedikit lebih ringan akan memiliki akselerasi yang lebih baik pada
kecepatan rendah dan menengah (rpm mesin rendah) walaupun kompresi
mesinnya lebih rendah dari pada Beat. Sedangkan Beat yang memiliki
stroke lebih pendek dan kompresi yang sedikit lebih tinggi dari
lawannya akan memiliki akselerasi yang baik pada kecepatan tinggi
dimana rpm mesin pada putaran tinggi.

Begitu pula dalam hal konsumsi bahan bakar, New Mio dengan
spesifikasi yang lebih over stroke akan lebih irit apabila dipakai pada
kecepatan diatas 55 Km/jam dibanding dengan Beat, sebaliknya di
kecepatan rendah dibawah 55Km/jam tentu saja Beat dengan cc yang lebih
kecil akan lebih irit. Untuk lebih jelasnya bagaimana perbandingan
konsumsi bahan bakar di tiap level kecepatan, kita dapat nikmati dengan
lebih jelas lagi pada tabel berikut ini:

Nah setelah anda mengetahui kemampuan dan tingkat konsumsi bahan
bakar kedua skutik di atas, tinggal Anda sendiri tentukan mau pilih
yang mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda, untuk pemakaian
yang bagaimana? Jika untuk pemakaian ekstra tunning kecepatan, tentu
saja New Mio lebih enak untuk di Over Bore, karena stroke-nya lebih
panjang, jadi ketika di Bore-Up akan menghasilkan perbandingan yang
lebih pas.

Untuk sistem pendinginan mesin Beat yang lebih unggul karena adanya
tambahan aliran udara untuk pendinginan mesin dari kipas yang berguna
saat menghadapi kemacetan di jalan, sedangkan untuk keperdulian pada
kadar emisi gas buang New Mio lebih peduli Lingkungan dengan AIS (Air
Induction System).

Beralih pada kelengkapan Fitur, Honda Beat terbukti lebih lengkap
dalam hal Fitur keamanan, sudah menggunakan Secure Key Shutter, dimana
lebih terbukti lebih susah untuk dibobol pencuri dari pada sistem kunci
standart yang masih dipakai oleh New Mio. Ada juga parking brake lock
yang berguna saat Honda Beat diparkir di jalan yang tidak datar, sekali
lagi New Mio juga kelewatan fitur ini.

Side Stand Switch juga masih diaplikasikan oleh Honda pada produk
Beat ini. Keamanan mengemudi akan lebih terjamin, cuman fitur ini akan
sedikit merepotkan Anda karena mesin akan mati begitu side stan sedang
pada posisi terpasang. Selain itu bila banjir dan terendam oleh air,
switch on/off mesin menjadi lebih rentan rusak dan aliran listrik
menjadi terganggu. Sehingga mungkin saja alasan inilah yang membuat New
Mio masih polos juga dari fitur ini.

Nah untuk urusan ketahanan terhadap banjir, lubang sirkulasi udara
CVT pada New Mio lebih tinggi, letak lubang knalpot terhadap tanah juga
lebih tinggi pada New Mio. Pada bodi CVT sudah dilengkapi Filter CVT
bertipe wet filter sehingga perangkat didalamnya lebih awet karena
terlindungi dari debu dan kotoran. Selain itu masih pada CVT ada media
lubang untuk melihat keausan Belt CVT sehingga lebih mempermudah proses
perawatan tanpa harus membuka cover CVT yang tentu saja mempengaruhi
keawetan cover tersebut.

Untuk kapasitas bagasi New Mio lebih jago. Kapasitas bagasi lebih
besar yaitu 3.5L, bandingkan dengan Beat yang hanya 2L. Kapasitas
Console Box juga lebih besar pada New Mio yaitu 1.5L sedangkan pada
Beat 1.2L.

Untuk soal perawatan aki, gantian Beat yang lebih unggul dengan aki
MF-nya, maintenance free. Sedangkan New Mio masih juga menggunaakan aki
konvensional.

Marilah sekarang kita beranjak ke ergonomis faktor, ternyata New Mio
sangat memperhatikan masalah ergonomis bagi pengemudi sekaligus yang
berada di boncengan. Nah pada posisi pengemudi, jarak antara posisi
duduk dengan setang cukup lapang, lebih lapang dari pada Beat.
Posisinya juga cukup enak dan pas untuk ukuran postur orang Indonesia
rata-rata baik pria dan wanita. Sehingga handling pada skutic ini akan
lebih enak ditunjang oleh bobot New Mio yang lebih ringan. Panjang Seat
juga lebih panjang New Mio dari pada Beat, sehingga pengemudi maupun
yang dibonceng juga lebih nyaman, masih memungkinkan untuk meletakkan
anak kecil pada posisi di tengah. Selain itu Posisi duduk penumpang
juga lebih nyaman, posisi kaki tidak terlalu menekuk karena adanya
additional footstep di sisi kiri dan kanan penumpang. Lihat gambar
peraga ini:

Nah lucunya tempat menggantung barang belanjaan pada New Mio tidak
lagi berada di dek depan bawah setang seperti pada Beat, tetapi di
depan tempat duduk pengemudi. Sedangkan untuk penampilan roda, memang
Beat lebih keren dengan penggunaan ban berukuran lebih besar dari New
Mio. Beat akan lebih stabil dengan ban yang bertapak lebar dan New Mio
lebih lincah dengan Ban standartnya itu.

Sekian komparasi Round 2 ini, pilih yang manapun terserah kebutuhan,
keinginan dan ekspektasi Anda, yang penting tetap
Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy !!!

Kategori: COMPARISON · MOTOR
Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Lebih memahami “Bore X Stroke”

Juni 26, 2008 · & Komentar

Seringkali pada saat anda membaca spesifikasi sepeda motor disajikan
pula data teknis berupa Bore x Stroke pada engine kendaraan. Dari data
ini, sebenarnya banyak sekali informasi yang dapat kita peroleh
mengenai karakteristik power dan torsi engine kendaraan tersebut
pada RPM tertentu.

Over Stroke

Engine dengan tipe over stroke memiliki ciri yaitu: langkah / stroke
yang lebih besar daripada diameter / bore silinder-piston. Engine
dengan tipe ini memiliki karakteristik mampu mengeluarkan tenaga dan
torsi yang besar pada RPM rendah dan menengah. Sehingga beberapa motor
yang ditujukan untuk penggunaan harian dalam kemacetan kota atau medan
berat biasanya mengadopsi engine tipe ini. Engine tipe ini seringkali
diterapkan pada motor yang didesain memiliki akselerasi yang bagus pada
RPM rendah. Tetapi engine ini juga memiliki kekurangan, selain tenaga
yang kecil pada RPM tinggi, juga memiliki getaran yang tinggi dan
umumnya akibat dari getaran tersebut suara mesin terdengar lebih kasar
atau lebih berisik.

Over Bore

Yang dimaksud dengan Over Bore adalah engine yang memiliki ciri
yaitu: Bore / diameter silinder-piston memiliki ukuran yang lebih besar
daripada panjang langkah / stroke silinder-piston. Dengan desain Over
Bore, maka engine mampu diajak berputar pada RPM yang tinggi, tenaga
yang besar pada RPM menengah dan tinggi, mesin ini sangat cocok pada
motor berkarakter sport. Karena biasanya pada motor sport pengemudi
akan memacu motornya dan mempertahankan putaran mesin pada RPM yang
tinggi agar dapat mengeluarkan kemampuan maksimum motor tersebut.

Square Engine

Square Engine adalah perpaduan dari kedua tipe engine diatas. Pada
Square engine, panjang langkah / stroke dan diameter silinder-piston /
bore memiliki ukuran yang hampir sama. Engine tipe ini memiliki tenaga
yang hampir merata di semua tingkatan RPM baik di RPM rendah, menengah,
maupun RPM  tinggi. Square engine banyak diaplikasikan pada motor
sehari-hari yang memiliki kemampuan universal untuk melahap semua medan
baik dalam kota maupun perjalanan ke luar kota.

 

Nah, mungkin ini saatnya bagi Anda yang ingin membeli motor baru
untuk lebih memperhatikan spesifikasi engine motor incaran Anda,
khususnya informasi “Bore X Stroke” yang terpampang pada data
Spesifikasi di brosur motor pilihan Anda, agar Anda dapat memilih motor
yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan, dan expektasi Anda.

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy Bro !!!

Kategori: MOTOR · TECHNICAL

NEW MIO, OLD SPIRIT.

Juni 23, 2008 · & Komentar

Yah ini dia New Mio yang akan segera di launch bulan Juli 2008.

Memang secara tampilan tidak banyak perubahan dari kakak kandungnya,
tetapi hal ini mungkin saja demi mempertahankan AURA lama, Spirit lama
MIO yang sudah menjadi Skutic Legend di Indonesia.

Mengingat begitu banyak pecinta Mio yang tidak menginginkan adanya
banyak perubahan ekstrim pada desain Mio Baru ini, Pihak YMKI
menanggapi selera konsumen Indonesia dengan dihadirkannya NEW MIO
dengan OLD SPIRIT. Yach kira-kira begitulah.

Sekedar Informasi, New MIO ini sudah dilengkapi dengan console box
seperti Soul dan Beat. Knalpot baru yang lebih tinggi dan desain mesin
yang telah disempurnakan.

Bagasi dibawah jok, kapasitasnya cukup besar, yaitu 3,5 liter.
bandingkan dengan Honda Beat yang memiliki kapasitas bagasi hanya 2
liter saja. Tentunya New Mio dapat memuat barang yang lebih banyak.

Bagian rangka/frame kelihatan cukup kokoh. Tampaknya bagian frame
menggunakan tube steel pipe berdiameter besar dan box steel pipe
berdimensi besar. Sehingga diharapkan memiliki kemampuan untuk
menghadapi medan yang cukup menantang ala jalanan Indonesia. Hal ini
sangat diperhatikan oleh YMC Japan dalam tahap desain produk motor ini,
sesuai dengan kebijakan bahwa pusat pengembangan skutic Yamaha yang
berpusat di Indonesia sebagai main marketnya.

Nah silahkan dipelototin mesinnya, siapa tahu Anda mendapat informasi tambahan yang penting!

Oh iya, sistem starting New Mio menggunakan one way clutch sehingga
noise tereduksi dan kerja saat penyalaan mesin jadi lebih halus.

Untuk sementara, sekian dulu informasinya……..

Untuk Spesifikasi New Mio dan Fitur-fitur New Mio bisa baca di sini
(ada juga komparasi produk dengan Honda Beat):
http://mygoldmachine.wordpress.com/2008/06/28/percobaan/

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy Bro!!!

Kategori: GOSSIP · MOTOR

New Yamaha YZF-R25, masuk pasar Indonesia.

Juni 18, 2008 · & Komentar

Di masa depan maksudnya………………

Setelah Kawasaki menelurkan ZX250R yang fenomenal, dan Suzuki sudah
mengumumkan ambisinya untuk terjun di industri moge pada tahun 2010.
Bukan tidak mungkin dan tidak lain Yamaha dengan YZF-R25 akan turun
pula kekancah persilatan “moge” light sport 250cc di Indonesia.

Tentu saja upaya yang mungkin dilakukan di tahun 2010 ini, tidak
semata-mata untuk mencari keuntungan, tetapi lebih sebagai strategy
Yamaha untuk melakukan upaya Branding Corporate dan menjadikan produk
YZF-R25 ini sebagai flagship perusahaan Yamaha di Indonesia.

Riset dan pengembangan teknologi 250 cc di varian YZF yang telah
dilakukan oleh YMC (Yamaha Motor Company, Japan) telah membuka peluang
YMKI di Indonesia untuk ikut ambil bagian dalam memasarkan Produk ini
nantinya. Sebenarnya pengembangan produk ini lebih ditujukan untuk
Yamaha YZF-R25 sebagai produk Internasional, jadi tidak hanya untuk
pangsa pasar Asia, apalagi hanya khusus untuk market Indonesia. Karena
itulah kemungkinan besar semua varian YZF-R25 ini akan memiliki
spesifikasi yang sama, baik untuk pasar Asia tenggara maupun pasar Asia
Timur, bahkan Pasar Eropa-Amerika.

Kemungkinan besar produk ini akan memakai mesin dengan konvigurasi 2
silinder segaris (in-line twin silinder) yang lebih ekonomis dari pada
konvigurasi V 2 silinder seperti kebiasaan Pabrikan Yamaha. Dengan
adanya Produk ini nantinya diharapkan Yamaha mampu memberikan
pengalaman mengemudi yang berbeda dari lini produknya yang sudah ada di
Indonesia. Bisa jadi Yamaha YZF-R25 akan menjadi lawan yang tangguh
untuk Kawasaki ZX250R dan Produk masa depan Suzuki yaitu GSX250R.

Nah selamat Menantikan…

Uhuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuy !!!

Kategori: GOSSIP · MOTOR

BEAT VS MIO, ROUND 1 FIGHT!!!

Juni 18, 2008 · & Komentar

Pertarungan Pasar Skutic akan semakin panas, khususnya di kelas low end yang diprediksikan segera terjadi pertempuran yang sengit antara Yamaha dan Honda.

Setelah sekian lama dinantikan, akhirnya Honda meluncurkan BEAT di kelas skutic low end. Bel Pertarungan Pasar Skutic Low End ronde 1 telah berbunyi.

Sekedar untuk menambah informasi akan jalannya
pertarungan ronde 1 ini, tidak ada salahnya bila kita sedikit berbekal
komparasi produk antara skutic low end Honda yang baru
meluncur, yaitu Beat dengan Produk Yamaha yaitu Mio yang sudah 5 tahun
berkelana lebih dahulu di alam skutic. Nah agar komparasi semakin jitu
dan tajam Yamaha Mio Soul digunakan sebagai pembanding yang layak di
perhitungkan juga mengingat bahwa sebenarnya di market tidak ada produk
yang benar-benar head to head 100%. Memang kali ini Beat terasa sangat
“mirip” Mio dibanding produk Honda VS Yamaha yang lain, akan tetapi
tetap saja beberapa fitur semisal posisi lampu depan dan inner box console bisa dikatakan lebih menyerupai Mio Soul bukan?

Sekilas mengenai komparasi produk dapat dilihat di dalam table berikut ini:

Sebagai gambaran dengan wheel base
yang sama, yaitu 1.240mm antara MIO dengan BEAT, tetapi bodi BEAT
secara dimensi panjang lebih panjang 39mm. Lebar BEAT dan MIO juga sama
persis, sehingga kedua produk ini nyaris sama dalam hal dimensi dan
kelincahan. Tetapi bobot kosong MIO lebih ringan 2,3kg dengan kapasitas
tangki bahan bakar yang lebih besar 0,2 liter. Yang agak aneh BEAT
memiliki kapasitas oli mesin cuma 0,7 liter untuk penggantian periodik.

Untuk sektor mesin kedua produk ini hampir
sama, teknologi yang digunakan yaitu 4 stroke SOHC dengan 2 klep yang
relative sederhana dan konvesional. Kedua produk tadi juga memakai sistem
pendinginan mesin dengan udara, bedanya pada BEAT sudah ada kipas
pendingin yang membantu menjaga suhu mesin di tengah kemacetan.

Dengan Diameter Bore yang sama persis, kedua Produk ini berbeda dalam panjang Stroke,
sehingga memiliki kapasitas mesin yang berbeda, MIO dengan kapasitas
113.7cc sedangkan BEAT Cuma 108cc. Tentu saja tenaga yang dimuntahkan
oleh mesin MIO lebih besar dari BEAT, yaitu 8,9PS untuk MIO dan 8,22PS
untuk BEAT yang sama-sama dapat dikeluarkan pada 8.000 rpm. Untuk
Torsinya walau BEAT memiliki torsi lebih kecil dari MIO, akan tetapi
untuk mengimbanginya torsi maksimal BEAT dapat dikeluarkan pada rpm
5.500rpm, 1000 rpm lebih rendah dari MIO, yang berarti torsi maksimal
dapat dikeluarkan pada putaran yang relative lebih rendah.

Dapat dipastikan BEAT enak
dikendarai mulai putaran bawah dengan tenaga yang cukup mantap sampai
pada putaran mesin yang tinggi karena memiliki perbandingan bore / stroke
yang lebih besar walau kapasitas cc lebih kecil dari MIO. Selain itu
perbandingan kompresi yang lebih tinggi dari MIO akan memberikan unjuk
kerja mesin yang lebih baik sebagai kompensasi atas kapasitas mesin
yang lebih kecil. Tentu saja dengan kapasitas mesin yang lebih kecil
ditambah dengan kaburator vacuum type Keihin VK22 yang sudah
terpasang pada mesin BEAT ini, faktor keiritan akan menjadi salah satu
senjata andalan produk BEAT ini.

Akan tetapi soal keperdulian lingkungan akibat gas buang kendaraan bermotor, Yamaha lebih concern dengan AIS (Air Induction System)
untuk mereduksi senyawa beracun yang terkadung dalam gas buang.
Sayangnya BEAT masih belum terlampau mementingkan hal ini. Mungkin saja
masalah keiritan yang diutamakan terpaksa membuat pabrikan Honda untuk
putar otak dengan menggunakan kapasitas cc lebih kecil tetapi tidak
ingin masalah performa mesin motor menjadi inferior, akibatnya fitur
pereduksi senyawa beracun dalam gas buang bukanlah elemen yang penting
untuk diperhitungkan dalam konsep perancangan produk ini.

Kalau berbicara soal tampilan dan desain memang sangat relative,
tetapi setidaknya produk yang baru dengan desain lebih modern tentu
saja lebih menarik perhatian masyarakat, apalagi dengan Brand Besar
HONDA yang mendukung dibelakang BEAT ini. Ditambah pilihan warna yang
sangat customize sesuai dengan target dan segment yang
dibidiknya, menjadikan 6 pilihan warna ini sebuah keunggulan dalam hal
keleluasaan pilihan yang sesuai selera calon pembeli.

Kalau berbicara di seputar sektor roda, BEAT
memiliki tampilan yang lebih gagah dengan penggunaan BAN tapak lebih
lebar dibanding MIO. Selain itu lebih stabil dalam penggunaan yang
tentu saja sedikit mengurangi faktor kelincahan.

Berbicara masalah fitur, justru disinilah
letak keunggulan BEAT yang paling terasa nyata. Soal keamanan dari
pencurian, BEAT sudah memiliki fitur Secure Key Shutter, yang
tidak dimiliki MIO, sebagai catatan SOUL sudah memiliki fitur ini.
Fitur perlengkapan kenyamanan juga sudah dimiliki BEAT seperti yang
tersedia di SOUL tetapi tidak ada pada MIO, yaitu Inner Box Console yang terletak dibawah stang kemudi. Apalagi soal keamanan Pengemudi, Side Stand Switch dan Parking Brake Lock cuma ada pada BEAT yang diadopsi dari VARIO di kelas skutic premium.

Side Stand Switch akan menjaga mesin
tetap mati selama standart samping masih dalam kondisi digunakan. Tentu
saja motor tidak mungkin dapat berlari dalam kondisi posisi standart
samping masih terjulur ke bawah, tentu saja kondisi yang sangat
berbahaya ini telah menjadi perhatian yang cukup serius bagi para
perancang Honda.

Bagaimana dengan MIO yang masih polos dengan
fitur ini? Alasan kepraktisan menjadi menu dan pertimbangan yang utama.
Misalnya saja Anda harus keluar rumah memakai motor, yang ada lakukan
pertama kali menghidupkan mesin motor untuk memanasi mesinnya bukan.
Setelah itu hendak membuka kunci pagar, motor mati karena di standart
samping. Giliran pintu pagar sudah terbuka, motor di starter lagi dan
keluar pagar, kemudian harus mati lagi karena hendak mengunci pintu
pagar. Setelah pagar dikunci motor kembali harus di starter untuk
menghidupkan mesin motor. Hendak pergi saat itu juga tiba-tiba ada
panggilan dari dalam rumah karena ada telephone penting atau dompet
anda masih tertinggal di dalam rumah??? Wah terbayang betapa repotnya
bukan.

Parking Brake Lock adalah fitur yang
memang berguna, terutama pada saat Anda harus memarkirkan kendaraan
Anda di tempat yang miring, atau untuk piranti keamanan saat motor
berhenti dengan kondisi mesin hidup. MIO minus di fitur ini.

Urusan AKI MF (Maintenance Free), Cuma BEAT yang mengaplikasikannya, lagi-lagi MIO dan SOUL juga kalah.

Akan tetapi kalau mau berbicara soal Accessories baik yang Genuine Yamaha maupun yang after sales market.
Giliran MIO dan SOUL unggul telak dari BEAT. Komunitas yang banyak
mendukung banyaknya accessories yang beredar pula di toko-toko
accessories kendaraan bermotor. Anda sangat dimudahkan untuk melakukan
modifikasi ringan sampai berat pada MIO, tersedianya beragam accessories akan membantu Anda untuk meng-customize MIO Anda sesuai dengan keinginan dan mimpi Anda.

Belum lagi apabila Anda seorang yang suka performa racing motor skutic, spare part racing MIO sangat mudah ditemukan dan banyak sekali bengkel yang mampu memodifikasi MIO menjadi lebih gahar dan kencang.

Kalau berbicara soal Harga, nah silahkan Anda bandingkan kembali pada Tabel.

BEAT dengan harga sekitar 12 jutaan memiliki
beberapa fitur sekelas SOUL dan bahkan fitur dan piranti yang tidak
dimiliki oleh SOUL. Belum lagi model lampu depan yang sekilas lebih
mirip SOUL dari pada MIO dengan cita rasa Honda-nya. Tetapi bodi yang
ramping layaknya MIO bisa jadi disengaja oleh pihak HONDA untuk
mengangkat perceived / presepsi konsumen tentang produk ini. Bisa jadi Perceived Price
akan terasa murah dibenak konsumen karena dibandingkan juga dengan SOUL
yang lebih mahal sekitar 600 ribuan. Rasanya harga BEAT yang “cuma” 12
jutaan layak dijadikan senjata ampuh untuk menaklukan MIO yang
bertengger di harga 11,7 jutaan, kira-kira selisih 300 ribuan saja dari
BEAT. Bagaimana?

Leave a Reply